SELAMAT DATANG

BLOG MEDIA WARGA ONLINE MEMUAT BERITA, ARTIKEL, DAN OPINI TENTANG MASALAH SOSIAL, EKONOMI, BUDAYA, POLITIK, DAN HUKUM DI INDONESIA.

25 Juli, 2011

Dana PNPM Mandiri Perkotaan Kotabumi Berkurang

KOTABUMI – Anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan merupakan kelanjutan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) yang digulirkan sejak tahun 1999. Di Lampung Utara sendiri mulai digerakkan tahun 2006.
’’Untuk tahun ini dianggarkan dari pusat (APBN, Red) sebesar Rp1,36 miliar ditambah dana sharing (APBD) Rp315 juta,” jelas Kabid Ekonomi Heri Alfasya mendampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Lampura Drs. Effendi, M.M. usai membuka kegiatan seminar dan lokakarya (semiloka) PNPM Mandiri Perkotaan di aula kantornya kemarin.
Dikatakan, untuk total anggaran sebesar Rp1,615 miliar itu mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang jumlahnya Rp1,7 miliar. ’’Ini berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) jika angka kemiskinan di wilayah perkotaan mengalami penurunan,” ujar Heri. Ditambahkan, untuk titik lokasi pelaksanaan PNPM itu di 13 kelurahan yang ada di Kecamatan Kotabumi.


Menurutnya, ada empat strategi yang dilaksanakan pemkab yang didasarkan Peraturan Presiden RI  No. 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia. Yakni perbaikan program perlindungan sosial, meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, air bersih, sanitasi pangan, dan gizi. ’’Ketiga yakni pemberdayaan kelompok masyarakat miskin serta keempat menciptakan pembangunan yang inklusif,” paparnya.
    Untuk merealisasikan strategi itu, pemkab telah melaksanakan berbagai program, baik yang sifatnya bantuan langsung maupun secara pemberdayaan masyarakat. Seperti pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan ini.
’’Untuk memaksimalkan dalam penanggulangan kemiskinan, pemkab telah membentuk TKPKD (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah) sehingga arah kebijakan dan pelaksanaan program terkoordinasi dengan baik,” terang Heri.
    Sementara, Effendi menegaskan agar pelaksanaan PNPM sesuai ketentuan sehingga tepat sasaran. ’’Saya minta agar para pelaku PNPM dapat melaksanakan program sesuai ketentuan dan jangan sampai menimbulkan permasalahan, serta masyarakat miskin di perkotaan pada umumnya dapat merasakan manfaat program ini,” kata dia. (rnn/c1/adi)    
Sumber : www.radarlampung.co.id

0 komentar:

Berita Ekonomi

Loading...

Share it